Daily Nusantara, Nunukan -Pelepasan gabungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di bawah naungan Desa Binusan diikuti oleh lima lembaga pendidikan anak usia dini yang ada di wilayah tersebut, yakni PAUD Aisyah, PAUD Tunas Bangsa, PAUD Kusuma Bangsa, PAUD Bintang Sejahtera, dan PAUD Edukasi Utama. Acara inti dimulai dengan prosesi penyerahan tanda lulus, di mana satu per satu siswa dipanggil ke atas panggung untuk menerima penyematan tanda kelulusan dari Kepala Desa dan pengelola sekolah. Setelah prosesi formal selesai, acara dilanjutkan dengan sesi yang paling dinantikan, yaitu pentas seni. Panggung Aula Kodim Nunukan mendadak riuh oleh gemuruh tepuk tangan penonton saat para siswa dari masing-masing PAUD menunjukkan bakat dan rasa percaya diri mereka.

Penampilan memukau salah satunya datang dari siswa PAUD Aisyah yang membawakan Tari Komando. Dengan mengenakan seragam tentara cilik yang menggemaskan, mereka bergerak lincah dan ceria mengikuti irama musik. Tidak kalah memukau, perwakilan dari PAUD Edukasi Utama juga berhasil menyedot perhatian para undangan lewat keluwesan gerak mereka saat membawakan Tari Manuk Dadali, tarian tradisional khas Jawa Barat.

Kemeriahan pentas seni ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan stimulasi tumbuh kembang anak selama belajar di PAUD, sejalan dengan apa yang disampaikan Bunda PAUD Kecamatan Nunukan mengenai pentingnya fase golden age (usia emas). Selain menjadi ajang perpisahan, acara gabungan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi antarlembaga PAUD di Desa Binusan. Suksesnya acara ini pun memicu apresiasi mendalam dari Kepala Desa Binusan yang memuji dedikasi para guru, serta catatan penting dari Anggota DPRD Nunukan, Mansyur Rincing, yang berkomitmen mendorong pemenuhan prasarana yang lebih layak bagi kelima PAUD tersebut di masa depan.