Banyuwangi – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Banyuwangi menggelar pelatihan pendayagunaan ban river sekaligus menyerahkan perlengkapan keselamatan untuk mendukung pengembangan atraksi river tubing di Wisata Senja Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Eka Afrida Ermawati, S.Pd., M.Pd., dengan anggota tim Trias Ayu Laksanawati, S.T., M.T. dan Esa Riandy Cardias, S.Par., M.Sc. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta Ketua Pokdarwis Wisata Senja Salamrejo, Istin Sunarmi.
Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), M. Khoironi, yang memberikan materi mengenai aspek teknis serta keselamatan dalam penyelenggaraan aktivitas river tubing.
Dalam sambutannya, Ketua Pokdarwis, Istin Sunarmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Tim PKM Politeknik Negeri Banyuwangi. Menurutnya, bantuan berupa ban river dan perlengkapan keselamatan seperti pelampung serta helm akan meningkatkan keamanan sekaligus menambah daya tarik paket wisata tubing yang ditawarkan kepada pengunjung.
Tim PKM menjelaskan bahwa pengadaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas usaha masyarakat serta mendorong Pokdarwis menjadi pengelola destinasi wisata yang lebih produktif dan berdaya saing secara ekonomi.
Pelatihan yang diberikan mencakup teknik pemanfaatan ban river, pengelolaan destinasi wisata skala kecil, serta penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi pemandu maupun pengelola kegiatan river tubing. Narasumber dari FAJI mempraktikkan prosedur keselamatan, teknik pengarahan wisatawan, hingga penanganan kondisi darurat, sementara Tim PKM melengkapi materi dengan pengelolaan destinasi wisata yang sesuai dengan potensi lokal.
Pada akhir kegiatan dilakukan serah terima simbolis perlengkapan river tubing dari Tim PKM kepada Pokdarwis Wisata Senja Salamrejo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan uji coba penggunaan peralatan bersama wisatawan di bawah pendampingan pemandu yang telah mengikuti pelatihan K3. Berdasarkan hasil pengamatan tim, para peserta mampu memberikan pengarahan kepada wisatawan serta mengoperasikan fasilitas dengan baik selama proses uji coba berlangsung.
Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut strategis dari penelitian yang telah dilaksanakan oleh tim pada tahun sebelumnya. Dalam penelitian tersebut, tim melakukan eksplorasi dan pemetaan terhadap berbagai potensi wisata yang terdapat di kawasan Kanal Salamrejo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata river tubing memiliki daya tarik yang tinggi serta potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan. Karakteristik aliran air yang relatif aman dipadukan dengan panorama alam di sepanjang kanal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya pencinta aktivitas luar ruang.
Meski demikian, penelitian juga mengidentifikasi tantangan utama berupa masih terbatasnya sarana dan prasarana pendukung di lokasi wisata. Keterbatasan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat kenyamanan pengunjung sekaligus optimalisasi pengelolaan destinasi.
Berangkat dari temuan tersebut, program pengabdian pada tahun ini dirancang untuk memberikan solusi nyata melalui penyediaan fasilitas dasar, pendampingan pengelolaan destinasi, serta penguatan kapasitas kelembagaan Pokdarwis. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, potensi besar Wisata River Tubing Kanal Salamrejo diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.






