Daily Nusanatara, Kota Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk “KenaRi: Kenali Rabies, Lindungi Diri” Program Edukasi Bahaya, Pencegahan, dan Penanganan Rabies bagi Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri 4 Maccorawalie, Kelurahan Maccorawalie, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7). Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai rabies sebagai penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia serta pentingnya pencegahan sejak usia dini.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian rabies, cara penularan, hewan yang berpotensi menularkan rabies, tanda-tanda hewan yang terinfeksi, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan hewan. Edukasi dikemas secara interaktif melalui presentasi, sesi tanya jawab, permainan edukatif, serta pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Sebagai media pembelajaran yang dapat dipelajari kembali, mahasiswa juga membagikan leaflet kepada guru dan siswa.

Penanggung jawab program, Muhammad Rezky Perdana, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa edukasi mengenai rabies perlu diberikan sejak dini agar anak-anak memiliki pengetahuan yang benar dalam mencegah penularan penyakit tersebut.

“Melalui program KenaRi, kami ingin anak-anak mengenali bahaya rabies, memahami cara pencegahannya, serta mengetahui tindakan yang tepat apabila mengalami gigitan hewan. Kami berharap pengetahuan ini tidak hanya diterapkan oleh siswa, tetapi juga dapat mereka sampaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Muhammad Rezky Perdana, Penanggung Jawab Program KenaRi sekaligus mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta berdiskusi mengenai cara berinteraksi dengan hewan secara aman. Melalui program KenaRi, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies dapat terus meningkat melalui peran siswa sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sehingga upaya pencegahan rabies dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.