GORONTALO, 31 Juli 2026 — Pernah mengalami batuk yang tak kunjung reda, lalu diikuti hidung tersumbat dan bersin berulang? Dua keluhan yang sering muncul bersamaan ini kerap dianggap sepele, padahal jika dibiarkan tanpa pemahaman yang tepat, keduanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Hal inilah yang diperkenalkan kepada siswa SMK Bina Taruna Gorontalo melalui kegiatan sosialisasi kesehatan bertajuk “Mengenal Batuk dan Rhinitis” dengan Trianti Musa, mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sebagai pemateri, pada Jumat (31/07/2026). Kegiatan ini mengajak siswa mengenal lebih dekat batuk dan rhinitis, mulai dari pengertian, penyebab, jenis, gejala, hingga cara pencegahannya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para siswa terlihat aktif menyimak materi yang disampaikan dan tidak ragu mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi. Pertanyaan yang muncul pun dekat dengan keseharian mereka, seperti perbedaan batuk berdahak dengan batuk kering, cara membedakan rhinitis alergi dengan pilek biasa, hingga langkah yang tepat saat hidung tersumbat mengganggu aktivitas belajar.
Melalui penyampaian yang sederhana, siswa diajak memahami bahwa batuk sebenarnya merupakan refleks alami tubuh untuk melindungi saluran pernapasan dan bukan penyakit tersendiri, sementara rhinitis terbagi menjadi rhinitis alergi yang dipicu debu, bulu hewan, dan serbuk sari, serta rhinitis non-alergi yang dapat disebabkan perubahan cuaca, asap rokok, maupun infeksi virus. Pemateri juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan sederhana, seperti menjaga kebersihan tangan, mencukupi waktu istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan masker saat berada di lingkungan dengan kualitas udara buruk.
Sosialisasi ini merupakan salah satu luaran mata kuliah Integritated Pharmacology and Therapeutic 2 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Farmasi UNG di bawah pendampingan dosen Apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, M.S.Farm.,MCE.
Bagi pemateri, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berbagi edukasi kesehatan secara langsung kepada generasi muda. Dari batuk yang tak kunjung reda hingga hidung tersumbat yang mungkin selama ini dianggap sepele, para siswa SMK Bina Taruna Gorontalo diajak memahami bahwa keduanya tetap perlu mendapat perhatian, terlebih jika berlangsung lama atau disertai gejala lain. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih peka mengenali gejala pada tubuh sendiri dan menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat sehari-hari.




