Daily Nusantara, Pekanbaru, 19 Juni 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) Kelompok KKN Kelurahan Bukit Timah melaksanakan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak pencemaran akibat sampah rumah tangga.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Bukit Timah ini mengangkat tema pemanfaatan sampah melalui konsep daur ulang menjadi Eco Bloom, yaitu produk kreatif yang dibuat dari bahan-bahan bekas yang masih dapat dimanfaatkan kembali. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah, melainkan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna bahkan nilai ekonomi.
Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di lingkungan permukiman. Kurangnya pemilahan sampah sejak dari rumah sering kali menyebabkan meningkatnya jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik, dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami informasi yang diberikan dengan lebih mudah.
Selain sesi penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik pembuatan Eco Bloom secara langsung. Ibu-ibu PKK diajak untuk memanfaatkan bahan-bahan bekas yang mudah ditemukan di sekitar rumah menjadi produk yang menarik dan bernilai guna. Kegiatan praktik ini mendapat sambutan positif karena peserta dapat langsung mencoba dan memahami proses pembuatan Eco Bloom dari awal hingga akhir.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing serta memberikan berbagai ide kreatif terkait pemanfaatan barang bekas. Interaksi yang terjalin menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan memanfaatkan kembali barang bekas dapat memberikan dampak positif yang besar apabila dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi daur ulang sampah menjadi Eco Bloom ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Riau selama menjalankan program di Kelurahan Bukit Timah. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, pembuatan Eco Bloom juga berpotensi menjadi kegiatan yang bernilai ekonomis bagi masyarakat. Melalui kreativitas dan inovasi, barang-barang bekas yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai dapat diolah menjadi produk yang menarik dan bermanfaat. Hal ini membuka peluang bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk mengembangkan keterampilan dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk yang dapat digunakan sendiri maupun dipasarkan.
Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan di tingkat lokal. Melalui interaksi langsung dengan warga, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat, sementara warga mendapatkan pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kerja sama yang terjalin selama kegiatan menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan peran aktif dari berbagai pihak agar dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.
Ke depan, mahasiswa KKN berharap praktik pengelolaan sampah dan pemanfaatan barang bekas yang telah diperkenalkan melalui kegiatan ini dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Dengan adanya kesadaran dan partisipasi yang berkelanjutan, lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat terwujud serta memberikan manfaat bagi seluruh warga Kelurahan Bukit Timah.






