DAILY NUSANTARA, YOGYAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar prosesi pengukuhan guru profesional bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 Tahun 2025. Acara tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu (30/05/2026) di Gedung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga.
Dalam laporannya, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menyampaikan bahwa mayoritas mahasiswa berhasil menyelesaikan studi dengan hasil yang memuaskan.
“Dari total 3.100 mahasiswa yang terdaftar pada batch ini, sebanyak 3.031 mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar guru profesional,” ujar Prof. Sigit.
Pencapaian ini menjadi bukti komitmen universitas dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten dan siap terjun ke dunia pendidikan nasional.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., dalam pidatonya menekankan bahwa tantangan guru ke depan tidaklah mudah. Ia menggarisbawahi tiga hal utama yang harus dikuasai oleh setiap lulusan:
Pertama, Kemampuan Berpikir (Logic, Creative, and Critical Thinking): Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi harus mampu berpikir logis, kreatif, dan kritis dalam menghadapi kompleksitas zaman;
Kedua, kemampuan Komunikasi (Communicating Ideas): Menekankan pentingnya menyampaikan ide kepada orang lain, termasuk penguasaan bahasa asing. Beliau menyebut bahwa di luar negeri, hal ini menjadi modal utama karena komunikasi bukan sekadar pengetahuan, melainkan jembatan informasi;
Ketiga, etika dan Perilaku (Proper Behavior): Guru wajib berperilaku sesuai martabatnya, yang mencakup nilai-nilai kejujuran serta kedisiplinan yang tinggi
Acara pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum pengingat bagi para guru baru. Prof. Noorhaidi mengingatkan bahwa di balik gelar profesional, terdapat tanggung jawab besar untuk memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia yang masih menghadapi banyak tantangan di lapangan.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan 3.031 guru baru tersebut dapat membawa perubahan positif dan menjadi agen inovasi di sekolah masing-masing dengan mengedepankan kecerdasan intelektual serta karakter yang kuat.





