Oleh: Tri Puspa Rinjeni, S.Kom., M.Kom.
Dosen Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN “Veteran” Jawa Timur

SURABAYA — Mengenal dunia kerja tidak cukup hanya melalui teori di ruang kuliah. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan melalui kunjungan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Timur, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan Company Visit yang digagas Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASIFO) ini mengusung tema “Peran Sistem Informasi dalam Meningkatkan Kinerja dan Inovasi Perusahaan”. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak mengenal bagaimana sistem informasi berperan dalam mendukung proses bisnis, pengelolaan informasi, serta pengambilan keputusan di lingkungan pasar modal.

Picture2
Foto: Dokumentasi HIMASIFO UPN “Veteran” Jawa Timur. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur mengikuti sesi pemaparan dalam kegiatan Company Visit di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Timur, Surabaya, Kamis (29/10/2026).

Sekadar Awal, tetapi Berarti

Dosen pendamping kegiatan, Tri Puspa Rinjeni, menilai bahwa satu kunjungan memang belum cukup untuk memahami praktik industri secara menyeluruh. Namun, menurutnya, kegiatan seperti ini tetap memiliki arti penting sebagai langkah awal bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif di luar ruang kuliah.

“Ini adalah kesempatan untuk memperluas cara pandang, menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik di dunia profesional, serta memahami bagaimana sebuah organisasi menjalankan perannya dalam ekosistem bisnis,” ujarnya.

Menurut Tri Puspa, Sistem Informasi bukan hanya tentang teknologi dan pengolahan data, tetapi juga bagaimana informasi dimanfaatkan untuk mendukung keputusan dan menciptakan nilai bagi organisasi.

Dalam ekosistem pasar modal, pengelolaan data, kualitas informasi, kecepatan akses, dan transparansi menjadi aspek penting. Hal ini memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa penerapan Sistem Informasi tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan bisnis dan proses pengambilan keputusan.

Kunjungan ini juga memiliki keterkaitan dengan pembelajaran di Program Studi Sistem Informasi, salah satunya melalui mata kuliah Decision Support Systems. Mahasiswa mempelajari bagaimana data diolah menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Melalui pengalaman di luar kelas, mahasiswa diharapkan dapat melihat bahwa konsep yang dipelajari selama perkuliahan memiliki relevansi dengan kebutuhan organisasi dan dunia profesional.

Mengamati, Bertanya, dan Menganalisis

Bagi Tri Puspa, kunjungan industri bukan sekadar kesempatan untuk melihat lingkungan kerja secara langsung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir kritis dan memahami persoalan nyata yang dihadapi organisasi.

Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menerima informasi selama kunjungan, tetapi juga aktif menggali lebih dalam mengenai proses bisnis, pemanfaatan teknologi, serta tantangan yang dihadapi perusahaan.

Mahasiswa diajak untuk memahami mengapa suatu proses dilakukan, bagaimana teknologi mendukung proses tersebut, dan apa yang dapat dipelajari untuk diterapkan dalam dunia kerja kelak.

“Mahasiswa yang siap menghadapi dunia profesional bukan hanya yang mampu memahami teori, tetapi juga yang mampu mengamati, bertanya, menganalisis, dan menghubungkan pengetahuan dengan persoalan nyata,” kata Tri Puspa.

Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa Sistem Informasi yang nantinya akan berhadapan dengan berbagai persoalan organisasi, baik yang berkaitan dengan teknologi, proses bisnis, maupun pengelolaan informasi.

Membuka Pintu Kolaborasi

Tri Puspa berharap kunjungan ini menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Bagi mahasiswa, pengalaman ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan modal awal untuk terus memperluas wawasan, mengenali kebutuhan dunia profesional, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan karier di bidang Sistem Informasi.

Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan dan tantangan nyata di dunia kerja.