JAKARTA — Peta persaingan industri maritim dan logistik nasional bersiap menyambut gelombang kejutan baru.

Korporasi raksasa asal Kalimantan Selatan, Jhonlin Group, dikabarkan tengah menyusun langkah taktis untuk memperluas gurita bisnisnya ke sektor pelayaran laut dalam dengan membidik kepemilikan saham di PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA).

Menurut sumber internal yang dihimpun, entitas bisnis yang dinakhodai oleh taipan Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) ini siap menggelontorkan dana segar senilai Rp10 miliar.

Langkah strategis ini disebut-sebut sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang Jhonlin Group untuk mengintegrasikan bisnis hulu-hilir komoditas mereka ke dalam jaringan distribusi logistik cair global yang telah mapan milik BLTA.

Menanggapi ketertarikan tersebut, pihak Hadi Surya selaku pendiri sekaligus tokoh kunci di balik kendali PT Berlian Laju Tanker Tbk, dikabarkan menyambut terbuka dialog korporasi ini. Sebuah agenda pertemuan tingkat tinggi antarpemimpin industri (high-level meeting) kabarnya telah resmi dijadwalkan pada 22 Oktober 2026 mendatang untuk merumuskan kerangka kerja sama (framework agreement) awal.

Jika kesepakatan ini terwujud, kolaborasi antara agresivitas ekspansi Jhonlin Group dan kematangan rekam jejak BLTA sebagai salah satu pionir logistik pelayaran senior di Indonesia diproyeksikan akan melahirkan kekuatan baru yang sangat diperhitungkan di pasar domestik maupun regional.

Kendati demikian, hingga berita ini diterbitkan, kedua belah pihak masih enggan memberikan rincian lebih detail terkait struktur transaksi porsi jumlah saham yang akan ditransaksikan.

Baru Awal kerangka kerjasama belum kesepahaman dan belum tau kapan eksekusi dokumen Kourum Pembelian Saham via Pasar Sekunder (Share Purchase) di karenakan Jhonlin Group telah berhasil mengesekusi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebelumnya tindak lanjut ekspansi Ke tahap Logistik pengangkutan LNG di tahun 2027.

Source : Tim Pengembang Bisnis Internal (Corporate Action/BizDev Team), (Financial Advisors).