Daily Nusantara, Semarang – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada 7 Juli hingga 21 Agustus 2026. Selama lebih dari satu bulan, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa.
Kegiatan KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah dirancang, tetapi juga melibatkan warga dalam berbagai kegiatan agar program dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Desa Kepyar.
Lima program utama menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN, yaitu branding desa, edukasi pemasaran digital, pemberdayaan UMKM sekitar, edukasi pembuatan pupuk organik, serta edukasi anak dan remaja. Kelima program tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pengembangan ekonomi, penguatan identitas desa, pertanian dan lingkungan, hingga pendidikan.
Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus utama mahasiswa selama melaksanakan KKN. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pelaku usaha di sekitar Desa Kepyar agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Mahasiswa juga memberikan edukasi pemasaran digital sebagai upaya untuk menambah pengetahuan pelaku usaha mengenai pemanfaatan media digital dalam memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen.
Perkembangan teknologi memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran. Oleh karena itu, edukasi pemasaran digital menjadi salah satu kegiatan yang penting dalam rangkaian program KKN. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya membagikan pengetahuan yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pelaku usaha.
Selain bidang ekonomi, mahasiswa juga menjalankan program branding desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengenalkan dan memperkuat identitas Desa Kepyar berdasarkan potensi yang dimiliki. Branding desa diharapkan dapat membantu masyarakat melihat berbagai potensi yang ada sekaligus mendorong munculnya gagasan untuk mengembangkan desa secara berkelanjutan.
Di bidang pertanian dan lingkungan, mahasiswa melaksanakan edukasi pembuatan pupuk organik. Kegiatan tersebut memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan organik yang tersedia di sekitar untuk diolah menjadi pupuk. Edukasi ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat mengenai pengelolaan bahan organik sekaligus pemanfaatannya dalam kegiatan pertanian.
Mahasiswa juga memberikan edukasi kepada anak dan remaja di Desa Kepyar. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung proses belajar dan pengembangan pengetahuan generasi muda. Melalui kegiatan edukasi, mahasiswa berusaha menciptakan interaksi yang positif sekaligus memberikan tambahan wawasan yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
Seluruh program kerja KKN melibatkan masyarakat Desa Kepyar. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan karena mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung dan memahami kondisi masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan selama periode KKN.
Bagi mahasiswa, keterlibatan masyarakat memberikan pengalaman untuk berkomunikasi dengan berbagai kelompok dan menyesuaikan rencana kegiatan dengan kondisi di lapangan. Proses tersebut membuat KKN tidak hanya menjadi kegiatan pengabdian, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa di luar lingkungan kampus.
Selama pelaksanaan KKN dari 7 Juli hingga 21 Agustus 2026, seluruh program kerja yang telah direncanakan berhasil diselenggarakan. Pelaksanaan berbagai kegiatan mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat sehingga program dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh mahasiswa.
Keberhasilan menyelenggarakan seluruh program kerja menjadi salah satu capaian mahasiswa KKN UNS di Desa Kepyar. Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, mahasiswa berharap berbagai kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pemberdayaan UMKM, pemasaran digital, pengembangan desa, pertanian, dan pendidikan.
Pelaksanaan KKN juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa membawa pengetahuan serta gagasan dari lingkungan akademik, sementara masyarakat memberikan pengalaman dan pemahaman mengenai kondisi desa secara langsung. Pertemuan antara pengetahuan dan pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan setiap program.
Melalui kegiatan KKN di Desa Kepyar, mahasiswa UNS tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk memahami kehidupan masyarakat secara lebih dekat. Berbagai kegiatan yang dilakukan menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
Setelah kegiatan KKN berakhir, mahasiswa berharap pengetahuan dan pengalaman yang telah dibagikan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Program pemberdayaan UMKM dan edukasi pemasaran digital diharapkan dapat menjadi tambahan bekal bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Sementara itu, edukasi pupuk organik diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan bahan organik.
Kegiatan KKN di Desa Kepyar pada akhirnya menjadi pengalaman yang mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat dalam proses belajar dan bekerja bersama. Melalui lima program yang telah dilaksanakan, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Kepyar.






