Daily Nusantara, Semarang — Tim dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Menciptakan Guru Adaptif dengan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Hybrid Berbasis AI di Era Digitalisasi”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru Bahasa Indonesia dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan di era digital.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dyah Prabaningrum, M.Hum. dengan anggota tim terdiri atas Dr. Sumartini, M.A., Dr. Imam Baehaqie, M.Hum., serta Siti Ayu Masthuroh, S.Pd., M.Li. Selain melibatkan dosen, kegiatan tersebut juga didukung oleh mahasiswa, yakni Elfa Fadilah dan Nila Faradila Rahmawati. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dikemas dalam bentuk diklat nasional yang berfokus pada pengembangan media pembelajaran hybrid berbasis AI. Materi yang diberikan meliputi pembelajaran hybrid menggunakan Flippity AI, pembuatan video pembelajaran dengan Fliki AI, serta evaluasi pembelajaran adaptif dan refleksi digital. Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.
Ketua tim pengabdian, Dyah Prabaningrum, M.Hum., menyampaikan bahwa guru perlu memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar proses pembelajaran tetap efektif dan menarik bagi peserta didik. Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim UNNES berharap para guru Bahasa Indonesia mampu menjadi pendidik yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digitalisasi, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.


