Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dalam dunia akademik, sitasi adalah hal yang sangat penting. Baik untuk skripsi, tesis, maupun penelitian ilmiah lainnya, penulisan daftar pustaka yang benar akan meningkatkan kredibilitas karya kita. Sayangnya, banyak mahasiswa yang merasa kerepotan ketika harus menyusun sitasi dengan jumlah sumber yang banyak. Tidak jarang, mereka akhirnya memilih menggunakan jasa pembuatan daftar pustaka yang ditawarkan secara online.

Jika kita lihat di berbagai marketplace, seperti Shopee misalnya, harga jasa pembuatan daftar pustaka bisa sangat bervariasi. Ada yang menawarkan dengan harga ratusan ribu, bahkan hingga jutaan rupiah. Padahal, untuk skripsi saja biasanya membutuhkan antara 35 sampai 60 sumber referensi. Bayangkan jika satu sitasi dihargai Rp5.000, maka total biaya bisa mencapai ratusan ribu hanya untuk daftar pustaka saja. Tentu hal ini cukup memberatkan bagi mahasiswa.

Kabar baiknya, sebenarnya ada cara mudah dan gratis untuk membuat sitasi, yaitu dengan memanfaatkan aplikasi Mendeley. Mendeley merupakan reference manager yang bisa membantu kita mengatur, menyimpan, sekaligus membuat sitasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, maupun website. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita tidak perlu lagi repot mengetik manual daftar pustaka, karena semua bisa dilakukan secara otomatis dan cepat.

Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana membuat sitasi menggunakan Mendeley, mulai dari sumber buku, jurnal, hingga website.

Mengapa Harus Menggunakan Mendeley?

Sebelum masuk ke langkah-langkah teknis, mari kita pahami dulu mengapa Mendeley begitu populer di kalangan mahasiswa dan peneliti.

  1. Gratis dan Mudah Digunakan
    Mendeley bisa diunduh secara gratis, dan penggunaannya cukup mudah bahkan untuk pemula sekalipun.

  2. Sinkronisasi Antar Perangkat
    Akun Mendeley dapat digunakan di berbagai perangkat, baik desktop maupun browser, sehingga semua referensi tetap tersimpan dan rapi.

  3. Mendukung Berbagai Gaya Sitasi
    Mendeley bisa menyesuaikan format sitasi sesuai kebutuhan, misalnya APA, MLA, Harvard, atau gaya lain yang biasanya ditentukan kampus.

  4. Hemat Waktu
    Dengan sekali klik, sitasi langsung masuk ke Microsoft Word, sehingga mahasiswa tidak perlu mengetik daftar pustaka secara manual.

Cara Membuat Sitasi dari Buku Menggunakan Mendeley

Langkah pertama adalah membuat sitasi dari sumber buku. Berikut caranya:

Jasa Stiker Kaca
  1. Buka aplikasi Mendeley di desktop.

  2. Cari informasi buku yang ingin dijadikan referensi, misalnya melalui Google Books.

  3. Salin detail bibliografi buku tersebut (judul, penulis, tahun terbit, penerbit).

  4. Masukkan detail tersebut ke dalam Mendeley dengan fitur Add Entry Manually.

  5. Setelah tersimpan, buka dokumen Microsoft Word Anda.

  6. Gunakan tab References → Insert Citation, lalu pilih sumber yang sudah dimasukkan ke Mendeley.

Hasilnya, sitasi otomatis akan muncul sesuai format yang dipilih. Cepat sekali, bukan?

Jasa Backlink

Cara Membuat Sitasi dari Jurnal Menggunakan Mendeley

Selain buku, mahasiswa biasanya juga banyak mengambil referensi dari artikel jurnal. Nah, berikut langkah-langkahnya:

  1. Cari artikel jurnal yang ingin digunakan, bisa melalui Google Scholar atau database jurnal online.

  2. Klik tombol Cite atau Sitasi yang biasanya sudah tersedia di Google Scholar.

  3. Salin informasi sitasi tersebut, lalu masukkan ke Mendeley.

  4. Jika menggunakan browser extension Mendeley, cukup klik ikon Mendeley di samping artikel jurnal, maka referensi akan otomatis tersimpan.

  5. Setelah masuk ke Mendeley, buka dokumen Word dan gunakan fitur Insert Citation seperti sebelumnya.

Dengan cara ini, sitasi dari jurnal bisa dibuat hanya dalam hitungan detik.

Cara Membuat Sitasi dari Website Menggunakan Mendeley

Tidak semua referensi berasal dari buku atau jurnal. Kadang, kita juga membutuhkan sumber dari website yang kredibel. Untungnya, Mendeley juga bisa menangani ini.

  1. Buka website yang ingin dijadikan referensi.

  2. Gunakan extension Mendeley di browser untuk menyimpan sumber tersebut ke akun Mendeley.

  3. Jika data belum lengkap (misalnya penulis tidak tercantum), kita bisa melengkapinya secara manual dengan menuliskan nama penulis, tahun publikasi, dan alamat URL.

  4. Setelah tersimpan, sitasi dapat langsung digunakan di dokumen Word dengan cara yang sama seperti sebelumnya.

Meskipun terkadang informasi dari website tidak selengkap jurnal atau buku, Mendeley mempermudah kita untuk menambahkan data yang kurang.

Kelebihan Menggunakan Mendeley Dibanding Jasa Sitasi

Setelah mengetahui cara kerjanya, kita bisa melihat bahwa Mendeley memiliki banyak kelebihan dibandingkan harus menggunakan jasa sitasi berbayar.

  • Hemat Biaya: Tidak perlu mengeluarkan uang ratusan ribu hanya untuk daftar pustaka.

  • Lebih Cepat: Sitasi bisa dibuat secara otomatis dalam hitungan detik.

  • Fleksibel: Bisa digunakan untuk berbagai sumber referensi, baik buku, jurnal, maupun website.

  • Belajar Mandiri: Mahasiswa jadi lebih memahami cara menyusun daftar pustaka yang benar.

Dengan demikian, menggunakan Mendeley bukan hanya menghemat biaya, tapi juga melatih kemandirian mahasiswa dalam mengelola referensi.

Penutup

Membuat daftar pustaka sebenarnya bukan pekerjaan yang sulit jika kita tahu caranya. Dengan bantuan aplikasi Mendeley, sitasi dari buku, jurnal, maupun website bisa dibuat dengan cepat, praktis, dan rapi. Tidak perlu lagi pusing mencari jasa sitasi berbayar yang harganya mahal.

Cukup dengan menginstal Mendeley di komputer dan menambahkan extension di browser, semua kebutuhan sitasi dapat terselesaikan dengan mudah. Jadi, bagi mahasiswa yang sedang menulis skripsi atau penelitian, jangan ragu untuk memanfaatkan Mendeley sebagai sahabat terbaik dalam menyusun daftar pustaka.

Semoga panduan ini bermanfaat. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.