JAKARTA – PT Menara Maritim Indonesia (MMI) menerima peninjauan instalasi pembangkit tenaga listrik untuk kepentingan sendiri berupa generator set (genset) di Pelindo Tower oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pemenuhan persyaratan Sertifikat Laik Operasi (SLO) guna memastikan instalasi genset memenuhi ketentuan teknis dan keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku.
Peninjauan dilakukan terhadap instalasi pembangkit listrik tenaga diesel, meliputi kondisi instalasi serta aspek teknis yang berkaitan dengan pengoperasian genset.
Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan cadangan dalam mendukung operasional Pelindo Tower.
Plt Direktur Utama MMI, Rudy Istiawan memandang keandalan sistem kelistrikan sebagai salah satu aspek penting dalam pengelolaan gedung.
Selain mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari, ketersediaan sumber listrik cadangan yang memenuhi standar juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi gangguan pasokan listrik utama.
“Keandalan sistem kelistrikan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional Pelindo Tower. Melalui peninjauan ini, kami berupaya memastikan instalasi genset memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan yang berlaku, sehingga dapat mendukung kesiapan operasional gedung serta kualitas layanan kepada tenant dan seluruh pengguna gedung,” kata Rudy, Rabu (14/10/2026).
Lebih dari sekadar pemenuhan persyaratan administratif, peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga keandalan fasilitas gedung secara berkelanjutan.
MMI akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan menindaklanjuti hasil peninjauan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemenuhan persyaratan teknis dan administratif dalam proses penerbitan SLO.
Melalui langkah tersebut, MMI berkomitmen memperkuat keandalan infrastruktur Pelindo Tower dengan mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan, dan profesionalisme dalam pengelolaan gedung.
“Kami harap upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi tenant serta seluruh pengguna gedung,” kata Rudy.






