Makassar, 23/8/2025. Seminar Nasional STIE YPUP Makassar 2025 berhasil mencatatkan partisipasi luar biasa dari ratusan peserta dan presenter yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara yang diselenggarakan secara daring via Zoom pada Sabtu (23 Agustus 2025) menjadi bukti nyata tingginya antusiasme dan kuatnya sinergitas antara akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Implementasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Mendukung Transformasi Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi”, seminar nasional ini tidak hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi nasional. Peserta hadir dari berbagai institusi dan perguruan tinggi di berbagi penjuru nusantara, menandakan bahwa semangat untuk memajukan pendidikan tinggi Indonesia tumbuh merata di seluruh negeri.

Jasa Backlink

Harry Yulianto, Ketua STIE YPUP Makassar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas respons positif ini. “Antusiasme yang ditunjukkan oleh peserta dan presenter dari seluruh Indonesia membuktikan bahwa kita semua memiliki komitmen yang sama untuk mendorong pendidikan tinggi yang lebih relevan, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber kunci yang memberikan perspektif mendalam: Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si. (Universitas Muhammadiyah Surakarta), Dr. Dian Indri Purnamasari, AK., CA. (UPN Veteran Yogyakarta), dan Dr. Syarifudin, S.E., M.Si., Ak., CA. (STIE YPUP Makassar).

Tidak hanya sesi pemaparan, seminar juga diisi dengan presentasi paralel oleh puluhan presenter terpilih yang mempresentasikan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat mereka. Topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari digitalisasi, ekonomi, sustainability, kewirausahaan, hingga inovasi pendidikan.

Seminar Nasional STIE YPUP 2025 tidak hanya berhasil menciptakan ruang diskusi yang produktif, tetapi juga memperkuat jejaring antarperguruan tinggi, lembaga penelitian, dan industri di Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak inovasi dan solusi konkret untuk tantangan pendidikan dan pembangunan nasional, pungkas Harry.

Jasa Stiker Kaca