Daily Nusantara, Tasikmalaya — Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-XI Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Tasikmalaya menjadi momentum penting estafet kepemimpinan dan peneguhan arah gerakan organisasi. Dalam forum tersebut, Ketua PD KAMMI Tasikmalaya demisioner, Roihan Syahrul Mubarok, menyampaikan amanat kepada Ketua Umum terpilih periode 2026–2027, Muhammad Syafiq Majdi, S.E.

Roihan menegaskan bahwa PD KAMMI Tasikmalaya harus tetap tegak lurus pada nilai perjuangan organisasi, dengan menjaga posisi sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah daerah. Menurutnya, KAMMI tidak boleh larut dalam kekuasaan, namun juga tidak kehilangan peran konstruktif dalam pembangunan.

“KAMMI harus konsisten menjadi mitra kritis yang berani mengoreksi kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, sekaligus mitra strategis dalam mendorong kebijakan yang adil dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” tegas Roihan Syahrul Mubarok.

Pesan tersebut menjadi penegasan agar kepemimpinan baru tetap menjaga independensi organisasi, mengedepankan nalar intelektual, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai pijakan utama gerakan.

Menanggapi amanat tersebut, Ketua Umum terpilih Muhammad Syafiq Majdi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan estafet perjuangan dengan menjaga marwah KAMMI sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa.

“Kami berkomitmen menjaga PD KAMMI Tasikmalaya tetap berada di jalur perjuangan, menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah dengan keberpihakan yang jelas kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Melalui MUSDA XI ini, PD KAMMI Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten mengawal demokrasi, kebijakan publik, serta pembangunan daerah secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.