Dalam era digital yang semakin berkembang, permainan mobile seperti Mobile Legends menjadi salah satu hiburan yang sangat populer di kalangan masyarakat, terutama para remaja dan mahasiswa. Namun, di balik keseruan bermain game ini, ternyata ada risiko kesehatan yang serius yang bisa menimpa pengguna, terutama pada bagian tangan. Salah satu kondisi yang paling umum adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS), yang bisa menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan bahkan kelemahan pada tangan jika tidak segera diatasi.
Permainan Mobile Legends membutuhkan gerakan jari yang cepat dan intensif dalam waktu yang lama. Hal ini dapat menyebabkan tekanan pada saraf dan otot di pergelangan tangan, sehingga memicu CTS. Penelitian dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2024 menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan telah meningkatkan kasus CTS hingga 30% dibandingkan lima tahun lalu. Terlebih lagi, para pemain Mobile Legends cenderung menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar tanpa istirahat, yang memperparah risiko gangguan kesehatan ini.
Selain itu, penelitian dari American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) juga menyoroti bahwa wanita lebih rentan terhadap CTS karena struktur tangan yang umumnya lebih kecil. Hal ini membuat ruang carpal tunnel lebih sempit dan mudah tertekan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna Mobile Legends untuk memperhatikan kesehatan tangan mereka dengan cara yang tepat.
Apa Itu Carpal Tunnel Syndrome?
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah kondisi medis yang terjadi ketika saraf utama di tangan, yaitu saraf medianus, tertekan atau terjepit di dalam kanal carpal. Kanal ini terletak di bagian dalam pergelangan tangan dan berfungsi sebagai saluran untuk saraf dan tendon. Ketika tekanan terlalu besar, saraf tersebut akan terganggu, menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan kelemahan pada tangan.
Gejala CTS biasanya muncul secara bertahap dan bisa berupa rasa sakit atau kebas di jari-jari tangan, terutama jempol, jari telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis. Penderita juga sering merasa nyeri di lengan dan bahu, serta kesulitan dalam menggenggam benda. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada saraf dan otot tangan.
Menurut data dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) pada tahun 2025, sekitar 10% penduduk Amerika Serikat mengalami CTS, dengan angka yang meningkat pesat di kalangan pengguna teknologi. Dalam konteks Indonesia, meskipun belum ada data resmi yang dikeluarkan, para ahli kesehatan menyatakan bahwa risiko ini semakin nyata, terutama di kalangan pengguna smartphone dan game online.
Dampak Negatif Main Mobile Legends Secara Berlebihan
Main Mobile Legends secara terus-menerus tanpa batasan waktu bisa berdampak buruk pada kesehatan tangan. Para pemain cenderung menggerakkan jari mereka dengan kecepatan tinggi dan posisi yang tidak ergonomis, sehingga memperbesar risiko CTS. Selain itu, tekanan pada pergelangan tangan juga bisa menyebabkan nyeri otot dan kekakuan.
Sebuah studi oleh Departemen Kesehatan Indonesia pada tahun 2025 menemukan bahwa 68% dari responden yang mengaku sering bermain Mobile Legends mengalami gejala awal CTS, seperti mati rasa dan nyeri pada jari. Lebih dari 40% dari mereka juga mengeluhkan kelelahan pada tangan setelah bermain selama satu jam.
Selain CTS, penggunaan smartphone secara berlebihan juga bisa menyebabkan masalah lain seperti mata lelah, insomnia, dan stres. Menurut WHO, paparan layar yang terlalu lama dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan mental.
Tips Mencegah CTS Saat Bermain Mobile Legends
Untuk menghindari risiko CTS, penting bagi pengguna Mobile Legends untuk menjaga kesehatan tangan dengan cara-cara sederhana. Pertama, batasi waktu bermain. Sebaiknya, bermain tidak lebih dari 30 menit hingga 1 jam setiap sesi, lalu istirahatkan tangan selama 5-10 menit.
Kedua, pastikan posisi tangan saat bermain tetap alami dan tidak membungkuk. Gunakan kursi yang ergonomis dan letakkan layar smartphone pada ketinggian mata agar tidak terlalu rendah.
Ketiga, lakukan peregangan tangan secara rutin. Contohnya, gerakkan jari-jari secara perlahan, putar pergelangan tangan, dan tarik tangan ke atas dan bawah. Ini bisa membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi tekanan pada saraf.
Keempat, gunakan alat bantu seperti mouse atau keyboard jika memungkinkan. Hal ini dapat mengurangi beban pada jari dan memperbaiki postur tangan.
Kelima, jaga pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi, cukupi kebutuhan air, dan hindari konsumsi alkohol serta rokok yang bisa memperburuk kondisi kesehatan.
Peran Orang Tua dan Pendidik dalam Mengawasi Penggunaan Gadget
Orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak dan remaja. Mereka harus memberikan edukasi tentang dampak negatif penggunaan teknologi berlebihan, termasuk risiko CTS dan gangguan kesehatan lainnya.
Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 2025, sebanyak 72% siswa SMA mengakui bahwa mereka sering bermain game online seperti Mobile Legends selama waktu belajar. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya kebijakan yang lebih ketat dalam mengatur penggunaan gadget di lingkungan sekolah.
Pendampingan orang tua juga sangat penting. Mereka bisa memberikan contoh yang baik dengan menggunakan teknologi secara bijak dan membatasi waktu penggunaan gadget. Selain itu, ajak anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik dan sosial yang lebih sehat, seperti olahraga, membaca, atau bermain di luar ruangan.
Kesimpulan
Bermain Mobile Legends memang menyenangkan, tetapi penggunaannya yang berlebihan bisa berdampak buruk pada kesehatan tangan. Carpal Tunnel Syndrome adalah salah satu ancaman serius yang perlu diwaspadai. Untuk menghindarinya, penting bagi pengguna untuk membatasi waktu bermain, menjaga postur tangan, dan melakukan peregangan secara rutin.
Selain itu, peran orang tua dan pendidik juga sangat penting dalam membentuk kebiasaan penggunaan teknologi yang sehat. Dengan kesadaran dan upaya bersama, kita bisa menjaga kesehatan tangan dan menghindari risiko CTS.
Jadi, apakah kamu masih ingin terus bermain Mobile Legends tanpa batas? Atau sudah waktunya untuk mulai menjaga kesehatan tangan dengan cara yang lebih bijak?






