Daily Nusantara, Jember – PLN UP3 Jember melalui PLN Peduli dan YBM PLN dengan sigap memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, pada 19 November 2025.
Tim langsung melakukan aksi tanggap darurat dengan mendirikan Dapur Pos Hangat di Masjid Nurul Jadid, Desa Supiturang, yang menyediakan 200 nasi bungkus, 4 karton pampers, 60 selimut, 60 handuk, dan 100 paket hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan mendesak 100 kepala keluarga penerima manfaat.
Selain itu, YBM PLN menyalurkan bantuan di tiga titik terdampak yaitu Masjid Nurul Jadid Desa Supiturang, SDN Supiturang Kecamatan Pronojiwo, dan Pos Pengungsian Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang sebagai dukungan lanjutan bagi warga yang mengungsi.
Pada pagi hari 20 November, tim tanggap bencana PLN peduli dan YBM PLN kembali melanjutkan kegiatan dengan membantu evakuasi warga dari zona merah menggunakan Mobil Rescue YBM PLN UID Jawa Timur untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan aman.
Manager PLN UP3 Jember, Sendy Rudianto, menyampaikan bahwa PLN tidak hanya fokus pada pemulihan kelistrikan, tetapi juga hadir memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
“Kami bergerak secepat mungkin karena keselamatan dan kebutuhan warga adalah prioritas. Melalui PLN Pedili dan YBM PLN, kami memastikan bantuan yang dibutuhkan segera sampai kepada masyarakat,” ujarnya.
Sendy menjelaskan bahwa PLN UP3 Jember terus bersinergi dengan BPBD, TNI, Polri, dan PMI untuk mempercepat distribusi bantuan serta mendukung proses evakuasi agar seluruh penanganan berjalan aman dan terkoordinasi.
Ia juga menegaskan bahwa PLN terus memantau kondisi lapangan dan menyiapkan pemenuhan kebutuhan darurat seperti diapers bayi dan lansia, pembalut, makanan siap saji, masker N95, air mineral, selimut, susu bayi, terpal, dan obat-obatan agar bantuan berikutnya dapat tersalurkan tepat sasaran.
PLN UP3 Jember bersama PLN Peduli, YBM PLN, dan seluruh mitra kebencanaan berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta mempercepat proses tanggap darurat di wilayah terdampak.





