Daily Nusantara, Jakarta — Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta, Lutfiadi, menyatakan sikap setuju dan mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya memperkuat Koperasi Desa sebagai pilar utama pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Dukungan ini sejalan dengan pernyataan Menteri Desa dan PDT RI Yandri Susanto yang menekankan pentingnya penguatan koperasi desa serta perlunya pengendalian ekspansi ritel modern di wilayah pedesaan apabila koperasi telah berjalan secara optimal.

Menurut Lutfiadi, penguatan koperasi desa merupakan langkah strategis dan visioner dalam menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan rakyat. Desa selama ini kerap menjadi objek pembangunan, bukan subjek utama. Oleh karena itu, koperasi desa harus diposisikan sebagai instrumen utama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari bawah.

“Kami memandang bahwa koperasi desa bukan hanya badan usaha, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi rakyat yang berbasis gotong royong dan kedaulatan lokal. Apa yang disampaikan Pak Menteri merupakan arah kebijakan yang tepat dan patut didukung bersama,” tegas Lutfiadi.

IMM DKI Jakarta menilai bahwa keberadaan ritel modern yang terus meluas hingga ke desa-desa berpotensi menekan usaha kecil, warung rakyat, serta pelaku ekonomi lokal. Jika tidak diatur secara bijak, kondisi ini dapat melemahkan daya saing ekonomi desa dan mematikan inisiatif usaha masyarakat setempat. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah yang mendorong koperasi desa sebagai tuan rumah ekonomi di wilayahnya sendiri adalah langkah yang realistis dan berorientasi pada keadilan sosial.

Lebih lanjut, Lutfiadi menegaskan bahwa koperasi desa harus didukung tidak hanya dari sisi regulasi, tetapi juga melalui pendampingan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, serta penguatan tata kelola yang profesional dan transparan. Dengan demikian, koperasi desa dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, kompetitif, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

IMM DKI Jakarta juga menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah, khususnya dalam hal sosialisasi, edukasi, serta penguatan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Peran mahasiswa dan pemuda dinilai sangat penting dalam memastikan koperasi desa tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang dan berinovasi.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong koperasi desa agar benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat. IMM DKI Jakarta akan terus berada di garis depan dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkas Lutfiadi.

IMM DKI Jakarta berharap kebijakan penguatan koperasi desa ini dapat diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi, kuat secara sosial, dan berdaulat dalam menentukan arah pembangunannya sendiri.